MEMILIH SALES

Mas, bagaimana sih caranya menyeleksi sales yang mendaftar? Saya pengin memilih yang bener-bener bagus supaya jualan lancar, malas kalau salah pilih, ntar cuma nggaji doang gak ada hasil…itu pertanyaan yang sering saya dapatkan saat ngobrol soal marketing.
Semua sepakat kalau sales adalah ujung tombak penjualan. Saya rasa semua juga tahu kalau sales yang berhasil ditentukan juga oleh bakat, bakat hampir mendominasi yaitu 70%, sisanya adalah kemampuan diri yang harus ditingkatkan terus. Ok-lah kalau begitu…bakat sangat menentukan, tapi sangat sulit melihat bakat saat kita melakukan recruitment sales, bakat hanya terlihat saat kita lakukan evaluasi kinerja mereka setelah sekian lama bekerja.
Terus apa yang dilihat saat seleksi sales sehingga gak jelek-jelek amat yang kita dapatkan?
Dibawah ini ada beberapa syarat yang sebaiknya dipenuhi sales supaya kita tidak terlalu salah pilih
(1) PENAMPILAN DIRI
Sales adalah menjual, tentunya mereka harus mampu ‘menjual diri’ mereka dulu sebelum menjual produk kita. Eits…jangan pikiran kotor duluan. Maksudnya adalah mampu membuat calon konsumen tertarik dahulu ‘melirik’ mereka dan berlanjut ke produknya. Nah kalau penampilan diri mereka tidak menarik tentu susah buat calon konsumen ‘get attention’ ke mereka, bagaimana mau jualan? Rapi, berpenampilan menarik, percaya diri. Yang kira-kira menakutkan konsumen ke laut aja he he..

(2) PENGETAHUAN DAN PENDALAMAN PRODUK
Pengetahuan sangat penting, bagaimana sales bisa meyakinkan calon konsumen kalau mereka sendiri tidak memahami apa yang mereka jual. Saat menseleksi tanyalah pengetahuan mereka mengenai rumah, perumahan dan trend perumahan saat ini, wawasan mereka mengenai perumahan, peraturan perbank-an, peraturan perpajakan, peraturan pemerintan mengenai kebijakan perumahan, dll. Semakin mereka menguasai dan mendalami produk, semakin mereka bisa meyakinkan konsumen.
(3) MAMPU MEMBACA PROSPEK BISNIS
Sales yang profesional mampu membaca prospek bisnis atau jualan yang ada. Minta mereka menceritakan bagaimana cara mereka menjual produk anda dan peluang jualan ada di lokasi atau segmen mana. Apabila mereka mampu menjelaskan secara detail bagaimana mereka menjual, ke siapa, di daerah mana, kantor apa dll maka anda bisa yakin kalau mereka pasti mampu menjual produk tersebut.
(4) KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI
Nah setelah mereka menguasai point 1-3, mereka khan harus mengkomunikasikannya ke calon konsumen, dari cara mereka bicara dan mengungkapkan pendapat saat point 1-3 anda test, anda bisa menilai sejauh mana mereka sanggup mengkomunikasikannya ke calon konsumen. Semakin lugas,luwes dan pandai memilih kata-kata, semakin gampang buat sales untuk mengkomunikasikan sesuatu ke calon konsumen. Memang salaes harus jago bicara he he
(5) BERTANGGUNG JAWAB
Sikap ini harus dimiliki sales, kalau mereka tidak bertanggung jawab, cenderung akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari, mulai dari target yang tidak terpenuhi, janji-janji palsu ke konsumen samapai mangkir dari kewajiban dan melempar tanggung jawab ke pihal lain yang bisa berakibat keruhnya permasalahan yang timbul. Anda bisa mengetesnya dengan menanayakan bagaimana cara mereka menangani komplain konsumen, konsumen yang marah-marah, sampai konsumen yang minta batal. Apabila jawaban mereka menunjukan mereka bertanggung jawab, anda bisa mengandalkan sales ini.
(6) MEMPUNYAI TARGET PRIBADI
Ambisi adalah kata kunci keberhasilan sales, apabila mereka tidak punya ambisi, mereka adalah penganut Vetty Vera…yang sedang-sedang saja..he he. Ambisi atau target pribadi adalah hal yang membedakan satu sales bisa ‘over target’ atau ‘under target’. Sales yang tidak mempunyai ambisi pribadi cenderung hanya menjual sedapatnya, tapi yang memiliki ambisi akan cederung menjual sebanyak-banyaknya sampai target mereka terpenuhi. Ambisi sales punya mobil dari bonus, berlibur ke luar negeri dari bonus, punya rumah sendiri dari bonus dll. Itu sebagian ambisi sales, galilah saat wawancara. Eits tapi sabar dulu…cek juga bagaimana cara mereka mendapatkan itu? Kalau sales-nya kelihatan malas, gak menguasai materi jualan, kurang percaya diri…batalin saja, berarti mereka bohong saat ditanya target jualan mereka.
Itu sebagian guidance saat memeilih sales, masih banyak lagi dan anda bisa gali sendiri sesuai kebutuhan penjualan produk anda. Daripada anda salah pilih sales, sudah digaji mahal-mahal, gak bisa jualan, minta bonus besar, minta ini itu…bikin sebal he he. Daripada rugi mending disaring dari awal. Aman dech. Ok, selamat berburu sales…good luck.

Sales sukses jualan lancar

Tinggalkan komentar

Filed under Marketing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s